Subsidi Harga Tiket Dihilangkan (9 Maret 2010).

Makale (Sindo).  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tator tidak lagi mengalokasikan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2010 untuk subsidi tiket penumpang pesawat rute Toraja- Makassar.

Penghilangan subsidi tiket penumpang pesawat lantaran keuangan daerah pada tahun anggaran 2010 sangat terbatas. Kepala Dinas Perhubungan,Informasi, Komunikasi Pos,dan Telekomunikasi Tator Agus Sosang kepada harian Seputar Indonesia menyatakan, upaya Pemkab Tator menarik minat masyarakat menggunakan pesawat rute Toraja-Makassar atau pun sebaliknya dengan memberikan subsidi berupa pemotongan harga tiket pesawat kepada para penumpang melalui APBD.

Lantaran keterbatasan anggaran, sejak dua tahun terakhir,Pemkab Tator sudah tidak memberikan subsidi berupa pemotongan harga tiket penumpang pesawat rute Toraja-Makassar. “Sudah dua tahun ini Pemkab Tator melalui Dinas Perhubungan tidak lagi mengalokasikan dana APBD untuk subsidi harga tiket penumpang pesawat karena keterbatasan anggaran.

Kami sudah mengajukan usulan anggaran untuk biaya subsidihargatiketpesawatrute Toraja- Makassar ke Departemen Perhubungan,” ujar Agus Sosang kemarin. Kendati subsidi harga tiket pesawat dihilangkan,lanjut Agus,aktivitas penerbangan pesawat rute Toraja- Makassar di bandara Pongtiku tetap berjalan dengan frekuensi penerbangan dua kali dalam seminggu. Bahkan, sejak 2009, bandara Pongkitu sudah melayani jalur penerbangan rute Toraja-Balikpapan setiap pekan.

Namun, dirinya tak mengakui persentase jumlah penumpang pesawat rute Toraja-Balikpapan setiap kali penerbangan. Ketua DPRD Tator Welem Sambolangi menyatakan, pemberian subsidi harga tiket penumpang pesawat rute Toraja-Makassar disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Dia berharap, usulan Pemkab Tator ke Departemen Perhubungan untuk anggaran subsidi harga tiket pesawat bisa disetujui. Salah satu faktor daya tarik warga menggunakan transportasi ini adalah harga tiket yang murah. (joni lembang)

Sumber:http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/309541/