Minat Pemerintah Daerah Minim (9 Maret 2010).

Makassar (Sindo).  Minat pemerintah daerah ikut memperkenalkan potensi daerah dalam pasar malam Indonesia yang digelar di Belanda, sangat rendah.Dari 24 kabupaten/- kota yang diajak,hanya Kabupaten Bantaeng yang memberikan respons.

Padahal, program tahunan KBRI di Belanda ini bakal diikuti tujuh negara Eropa lainnya. Salah satu agenda utama pasar malam tersebut adalah gathering investment. Artinya, pengusaha asal Indonesia akan dipertemukan dengan investor Eropa untuk menjalin kerja sama dagang. Rendahnya minat keikutsertaan pemkab tersebut terlihat dalam rapat persiapan pasar malam yang dipimpin Sekprov Sulsel A Muallim di ruang rapat pimpinan Kantor Gubernur,kemarin.

Padahal, pemerintah provinsi (pemprov) telah menyiapkan booth yang telah disewa dan tinggal ditempati. ”Sangat sedikit kabupaten yang mau ikut.Padahal,ini bisa dijadikan ajang promosi potensi daerah, termasuk wisatanya,”ujarnya. Kabupaten/kota yang memastikan tidak mengikuti pasar malam tersebut, yakni Makassar, Enrekang, Gowa, Sinjai, Bulukumba, dan Jeneponto.

Dalam kesempatan itu,dia juga sempat menguji kemampuan sejumlah penari Sulsel yang bakal tampil di ajang tersebut.Pertanyaan yang diberikan seputar budaya Sulsel, terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan sejarah. Agenda lain yang bakal dilaksanakan dalam pasar malam tersebut, yakni pertemuan government to government antara Pemprov Sulsel dan Pemerintah Kota Rotterdam.

Pertemuan tersebut untuk membahas rencana penyaluran dana hibah untuk revitalisasi Benteng Fort Rotterdam. Rencananya,Dinas Tata Ruang dan Permukiman akan mempresentasikan tahapan proses revitalisasi benteng yang dibangun Raja Gowa IX tersebut. ”Gubernur dijadwalkan membawakan opening speechdalam pembukaan pasar malam.

Sulsel juga akan mengisi panggung kehormatan pada hari pertama pelaksanaan,” papar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Suaib Mallombasi kemarin. Selain itu,Sulsel mendapatkan kehormatan menjadi tampil sebagai penari penyambutan. Sedikitnya ada tujuh tarian dari empat etnis yang akan ditampilkan,di antaranya tari madduoa, tunrung pakkanjara, tari pakarena. (abriandi)

Sumber:http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/309579/