Maros Butuh Ribuan Tenaga Guru (10 Maret 2010).

Maros (Berita Kota Makassar). Pemerintah Kabupaten Maros masih membutuhkan seribu tenaga guru untuk ditempatkan di sejumlah sekolah.
Kebutuhan itu mayoritas untuk mengisi kekosongan di wilayah pelosok.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maros, Ibrahim Dahlan menuturkan, tenaga guru yang dibutuhkan bukan untuk penempatan Maros

bagian kota tapi di daerah pedalaman. “Kalau di kota Maros kebutuhan guru tidak terlalu banyak tapi kalau dipelosok dan daerah pedalaman memang membutuhkan tenaga guru yang banyak,” ujar Ibrahim.
Ibrahim melanjutkan, saat ini untuk daerah pelosok kekurangan guru karena banyak guru yang merangkap mengajar dibeberapa kelas padahal

hal tersebut tentu tidak baik untuk perkembangan siswa. Dia mencontohkan, banyak guru di pelosok yang menjadi guru di dua kelas secara bersamaan. Padahal satu kelas saja dengan banyaknya siswa belum tentu siswa bisa dipantau perkembangan akademiknya apalagi kalau sudah dua kelas.
Disinggung kurangnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru di pelosok, Ibrahim mengatakan hal tersebut sudah menjadi resiko guru. Sebelum mendaftar, seorang guru harus mempertimbangkan risiko bersedia ditempatkan dimana saja.Beberapa kali penerimaan CPNS, semua tenaga guru dialokasikan ke daerah pelosok.
“Pemerintah tetap memperhatikan, tapi semua tergantung kondisi keuangan kalau keuangan daerah memungkinkan pasti akan diberikan tunjangan untuk meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.
Selain masih membutuhkan ribuan guru, Pemkab Maros juga membutuhkan tenaga kesehatan yang juga akan ditempatkan di puskesmas pelosok. Meski tidak sebanyak tenaga guru tapi tenaga kesehatan yang dibutuhkan juga besar.
Ibrahim mengatakan, saat ini draft usulan kebutuhan tenaga PNS masih dibahas dan masih belum dikirim ke Badan Kepegawaian Negara

(BKN).
“Kita berharap Maros mendapatkan banyak kuota untuk kebutuhan pegawai tahun ini,” tandasnya.

Sumber:http://www.beritakotamakassar.com/index.php?option=read&newsid=40058