Juni, BKDD Maros Serahkan SK CPNS 2009 (24 Mei 2010)
Maros (Tribun). Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Maros menjadwalkan penyerahan surat keputusan (SK) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Maros yang lulus di 2009 lalu dilakukan bulan Juni mendatang. SK itu berisi nomor induk pegawai (NIP) untuk mereka yang telah dinyatakan lulus.
“Pengurusan NIP sudah dilakukan BKN. Sisa menunggu hasil akhir. Paling lambat Juni mendatang, sudah selesai semuanya” ungkap Kepala BKDD Maros Ibrahim Dahlan, akhir pekan lalu.
Pada penerimaan CPNS 2009 lalu, jumlah kuota yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros sebanyak 567 orang. Terdiri dari formasi umum sebanyak 174 orang dengan rincian, sebanyak 86 tenaga guru, 53 tenaga kesehatan, serta 35 tenaga tekhnis. Sisanya sebanyak 379 tenaga honorer dan 14 sekretaris desa.
Ibrahim menjelaskan, lambatnya keluarnya SK CPNS yang lulus 2009 lalu disebabkan adanya kendala tekhnis dari BKN, di mana mesin cetak mengalami kerusakan. “Saya berterima kasih karena CPNS selama ini sudah mau bersabar,” ungkap Ibrahim.
Penerimaan 2010.
Untuk seleksi penerimaan CPNS tahun 2010 ini, BKDD telah mengajukan usulan sebanyak 1.516 orang untuk mengisi sejumlah formasi. Semua usulan CPNS intinya difokuskan pada pelayanan dasar masyarakat.
“Makanya, porsi tenaga kesehatan dan pendidik lebih besar. Saat ini ketersediaan tenaga pendidik maupun tenaga kesehatan di kabupaten Maros masih sangat minim, khususnya pada daerah-daerah pegunungan seperti yang berada di Kecamatan Camba dan Mallawa,” tambah Ibrahim.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan BKD Maros Muhammad Alwi mengatakan, usulan tersebut terbagi atas tiga kategori. Rinciannya, 879 tenaga guru, 311 tenaga kesehatan dan 326 tenaga tekhnis.
Pihak BKD telah menyampaikan usulan tersebut ke BKD Sulsel bulan lalu. Usulan tersebut tidak semuanya akan diakomodir oleh Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara, mengingat banyaknya daerah lain yang mengusulkan jumlah CPNS. Apalagi ketersediaan anggaran negara belum mampu untuk memnuhi semua kebutuhan pegawai di setiap daerah.
Menneg PAN menerapkan porsi 40 persen untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendidik, sementara 20 persen untuk tenaga tekhnis.Terkait persyaratan penerimaan CPNS 2010, BDK baru akan menentukan jika sudah ada kuota dari Menpan yang diperkirakan Oktober mendatang. (ink)
Pemecatan PNS Tersangkut Korupsi
Kepala BKDD Kabupaten Maros Ibrahim Dahlan akan merekomendasikan pemecatan bagi sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemkab Maros yang tersangkut kasus korupsi.
Ia mengungkapkan sejumlah PNS yang akan segera direkomendasikan pemberian sanksi, yakni Andi Helmi serta Suhartini.
Andi Helmi merupakan terpidana kasus renovasi pasar sentral, yang saat ini masih menjabat sebagai kepala bidang perencanaan pada Dinas Tata Ruang Kabupaten Maros dan Suhartini yang merupakan Staf PNS di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Maros.
Helmi divonis telah melakukan tindak pidana korupsi merugikan negara Rp 1,6 miliar pada proyek renovasi Pasar Sentral Maros yang dilakukan 2002 lalu. Hanya saja, sampai sekarang, Helmi berhasil melarikan diri sebelum dipenjarakan.
Sementara Suhartini masih dalam proses peradilan terkait kasus penggelapan dan penipuan CPNS 2009 lalu yang dijerat pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan ancaman kurungan 4 tahun. (ink)
Sumber:http://www.tribun-timur.com//read/artikel/106264/Juni-BKDD-Maros-Serahkan-SK-CPNS-2009
