Dana BOS Belum Cair, Utang Sekolah Membengkak (17 Maret 2010)
Makassar (Berita Kota Makassar). Gara-gara dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang belum cair, pihak sekolah sudah menanggung beban tinggi. Demi menutupi biaya operasional sekolah, terpaksa harus berutang sana-sini.
Dana BOS dari pemerintah pusat untuk triwulan pertama, periode Januari-Maret 2010, sampai saat ini belum dikucurkan. Padahal, sesuai petunjuk teknis, harusnya penyaluran dana di bulan pertama setiap triwulan. Al hasil, utang sekolah pun jadi membengkak.
Kondisi ini dikeluhkan sejumlah kepala sekolah, salah satunya Kepala Sekolah SDN Sudirman III, Basri K, Selasa 16 Maret.
“Sekarang sudah bulan terakhir pencairan dana BOS untuk periode Januari-Maret. Tapi kenyataannya, belum ada tanda-tanda,” keluhnya.
Padahal, ungkap dia, dana tersebut sangat diharap dapat mendukung kegiatan operasional sekolah, termasuk membayar honor tujuh guru sebesar Rp3,5 juta perbulan.
“Dengan kondisi ini, terpaksa berutang dulu. Sebab kalau tidak, mau bayar pakai apa honornya guru,” lontarnya.
Dana BOS SDN Sudirman III, sebesar Rp47 juta perbulan. Selain membayarkan honor guru, juga membiayai rekening listrik, jasa serta kegiatan pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas para guru di sekolahnya.
Koordinator penyaluran dana BOS Dinas Pendidikan Kota Makassar, Anshari Kahrir mengakui, keterlambatan pencairan dana BOS memang selalu terjadi di awal tahun anggaran yang baru berjalan. Untuk itu, dia meminta pihak sekolah dapat memahami kondisi tersebut.
“Kami minta pihak sekolah sabar. Dalam waktu dekat, dana BOS sudah kucur,” pinta Anshari.
Sumber:http://www.beritakotamakassar.com/index.php?option=read&newsid=40362
